Sebuh anugrah yang tak terkira, ketika sebuah usaha mendapatkan sebuah perhatian yang disimboliskan. siapa pun yang mendapatkan perhargaan atas jirih payahnya, saya yakin, penghargaan bukanlah tujuan utama dari sebuah usaha. dari penghargaan tersebut, maka si penerima maka akan lebih tertantang, bagaimana caranya untuk meningkatkan kinerjanya agar dampak yang ia kerjakan akan lebih luas nantinya.
selama 15 tahun berkecimpung dalam dunia penumbuhan minat baca Masyarakat sekitar, kini Ibu yang biasa di panggil Bude Kis ini tlah memetik buah kecil dari tanamannya selama bertahun-tahun. mungkin ruangan kecil berukuran 9x5 bukan merupakan cerminan dari dampak yang telah Bude Kontribusikan, tapi mari kita lihat dalam isi dari buah ruangan yang berukuran 45 m2 itu, kini setiap hari telah rutin didatangi oleh warga sekitar untuk kegiatan belajar atau hanya sekedar meminjam buku. memang saat ini belum bisa meningkatkan taraf hidup bagi pembaca, tapi setidaknya telah menambah sedikit galian ilmu yang ada di buku.
kesibukan seperti ini lebih baik, jika dibandingkan sekitar 5 tahun lalu saat bude belum "membuka" taman bacaan WARABAL, saat itu anak-anak bermain dengan bebas tanpa pengawasan orang tua. dan minimnya waktu anak-anak untuk membuka buku pelajaran apalagi membuak dunia luar melalui buku. dari sini bude mulai mengenalkan buku pada anak-anak, yaitu dengan cara berkeliling kampung menggunakan sepeda dan isi dari bawaan keranjang itu adalah buku. bermacam-macam buku di bawa bude untuk sekali keliling. walaupun jumlah buku yang dibawa terbatas, biasanya bude membawa buku yang populer atau buku yang sering di baca, misalnya; dongeng, masak, agama,dan keterampilan. mungin saat pembaca mulai menanyakan kepada bude, maka dari situlah bude mulai menjelaskan tentang apa yang ditanyakan dan menjelaskan bahwa buku merupakan pintu ajaib milik doraemon yang tak pernah kita duga. setiap kiswanti berkeliling, dia selalu meminta salah seoarang warga untuk mencatat dan mengkoordinir untuk peminjaman berjalan ini, agar nantinya mudah untuk sirkulasi buku.
untuk anak-anak kehadiran bude akan ditunggu-tunggu, karena mereka ingin tahu buku apa dongeng baru yang di bawa bude. untuk melanjutkan "penasaran_-nya anak mengenai dongeng, lingkuangan, sains dll, maka pada saat itu bude membuka kegiatan yang disebuat Minggu ceria. untuk setiap minggu di acara Minggu ceria ini berbeda-beda, seperti menggambar, dongeng , obsevasi lingkungan, bermai edukatif dll. dari acara ini anak tidak hanya membaca tetapi menambah wawasan mengenai lingkuang sekitar.
Rabu, 11 Juni 2008
Rabu, 30 April 2008
WBD part 1
tanggal 23 april merupakan sebuah awal keikutsertaan TBM WARABAL dalam mengikuti WORLD BOOK day yang diadakan setiap tahunnya. sebuah ruang yang berukuran 2x3 ini meperlihatkan secara miniatur bagaimana sebuah WARABAL ada ditengah masyarakat. foto-foto yang dipajang dan brosur yang ada di stand warabal merupakan ajakan kami untuk berpartisipasi dalam kegitatan ini. acara yang diadakan di meseum Bank Mandiri ini memiliki ruang yang full ac, hingga Kiswanti (pengelola warabal) harus istirahat pada hari ke-2 acara tersebut. ruang sekat yang diapit oleh FEDus dan read Bugs ini, memang tidak memiliki properti yang nyentrik, tapi sebisa mungkin kami buat nyentrik saat pengunjung datang ke stand kami. meja yang di isi dengan buku tamu, brosur, dan puzzel, merupakan hal biasa, tapi saat pengunjung melihat ke arah belakang, terdapat kliping2 dan foto kegiatan TBM WARABAL, yang mungkin bagi yang kagum, ia akan berkata "Ibu KIswanti, sudah ada dimana-mana ya"..paling tidak seperti itu, karena memang pengelola WARABAL ini sebuag sosok yang out of the REL.
Langganan:
Postingan (Atom)